Sabtu, 27 Mei 2017

Macam - Macam Tag Kondisional dan Fungsinya

Macam - Macam Tag Kondisional dan Fungsinya

Sudah tahukah kalian " Tag Kondisional ( Tag Condisional ) ". Tag kondisional berfungsi untuk mengkondisikan suatu elemen tertentu di dalam blog atau website kita, baik berupa widget, CSS, HTML, Javascript, ataupun JQuery. Dengan menerapkan tag kondisional ini website kalian akan terlihat lebih bersih, professional, dan terlihat rapi. Bukan hanya itu fungsi tag kondisional ini juga bisa membuat website kalian lebih cepat bahkan sangat cepat. Karena tag kondisional ini bisa menentukan suatu elemen akan dimuat. Misal blog saya ini mempunyai widget " Facebook Like ". Tetapi kalian hanya ingin menampilkanya di halaman posting, kalian bisa menggunakan tag kondisional ini. Jadi tag kondisional ini berfungsi mempertata web atau blog anda. Jadinya semua elemen di blog anda tidak akan dimuat bersamaan yang akan menyebabkan loading website atau blog lambat.

Berikut ini macam - macam tag kondisional serta fungsinya

Saya sediakan tag kondisional kategori umum yang sudah diparse dan siap pakai.


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;error_page&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Untuk tag di atas digunakan untuk menampilkan elemen hanya di halaman "Error Page ".


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Tag di atas berfungsi menampilkan tag hanya di halaman "Postingan" suatu website atau blog.


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Tag di atas fungsinya menampilkan widget di halaman " Index " atau dengan kata lain menampilkan website di seluruh tipe halaman. Jika dibalik fungsinya atau kebalikanya bisa juga sebagai alat untuk menyembunyikan elemen suatu website baik itu widget, CSS, dan lainya.


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Tag di atas fungsinya hanya untuk menampilkan elemen di halaman " Static " yaitu page pada blog. Contohnya : halaman About, Disclaimer, Privacy, dan lain - lain.


<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;archive&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Tag tersebut berfungsi menampilkan elemen hanya di halaman " Arsip ".


<b:if cond='data:blog.homepageUrl == data:blog.url'>ISI_DENGAN_ELEMENmu</b:if>

Tag tersebut berfungsi menampilkan elemen hanya di halaman " Home Page ".


<b:if cond='data:blog.homepageUrl == &quot;URL_KAMU&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMENmu</b:if>

Tag terakhir ini berfungsi menampilkan elemen hanya di halaman " URL Tertentu ".


Tag di atas berfungsi menampilkan elemen di halaman tersebut. Tetapi tag kondisional ini bisa diubah fungsinya untuk tidak menampilkan di halaman yang kalian maksud misalnya postingan.
Untuk menerapkan fungsi kebalikanya kalian hanya mengubah tandanya saja seperti ini.

Misalkan agar widget like facebook tidak tampil di halaman postingan saja. Perhatikan ada tanda serunya.

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>ISI_DENGAN_ELEMEN_Kalian</b:if>

Demikian pengetahuan tentang Tag Kondisional semoga bermanfaat untuk kalian.

Menampilkan/menyembunyikan widget atau script tertentu pada versi mobile

Untuk menampilkan widget atau script tertentu, tag conditonalnya adalah sebagai berikut.

<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;true&quot;'>


Tag conditional berikut ini adalah kebalikan dari fungsi tag conditional di atas, yaitu tidak akan memunculkan kode atau widget tertentu pada versi mobile.

<b:if cond='data:blog.isMobileRequest == &quot;false&quot;'>


Thank you...

Artikel Terkait

Hidup itu sederhana, namun seringkali kita lah yang membuatnya menjadi sulit.