Minggu, 13 November 2016

Kumpulan Puisi Cinta Sedih & Galau Terbaru

Puisi Cinta Sedih

Kumpulan Puisi Cinta Sedih & Galau Terbaru - Kali ini sobat Alfin Media saya akan membagikan sebuah puisi yang bernuansa kesedihan cinta dan galau. langsung baca aja puisinya tanpa perlu basa - basi. Sebagian besar puisi pendek sobat AM.


Kumpulan Puisi Cinta Sedih & Galau Terbaru 2016



Ditinggal Kekasih


By : Salma Octavia Wisesa


Kini kuhanya bisa membayangkan,
membaca aksara yang kau rangkai penuh makna
tanpa sanggup ku menyapa
dan hanya bisa mengenangmu dalam duka

Kini kau telah pergi
tanpa kau peduli tentang perasaanku
kau pergi dengan keangkuhanmu
kau tinggalkan kenangan yang hayakan rapuh ditelan waktu,
dan sisa sisa usiaku

Haruskah air mata ini mengalir setiap waktu?
haruskah kuhentikan
detak jantung dan nadiku untuk merindukanmu?
dan haruskah nyawa ini terpisah dari ragaku karena cintamu?
mungkinkah ini semua telah menjadi suratan takdirku


Mimpi Yang Hilang


By : Unknown


Dibawah hamparan gelap luas yang bertabur bintang
Aku menatap satu bintang yang paling terang
Aku menatapnya dengan penuh harapan
Seolah itu kau
Yang kini jauh seakan hilang..

Selama ini
Aku mencoba tuk selalu mengerti hatiku
Namun ternyata semua masih semu ku rasakan
Nama yang terukir dalam karang hatiku
Kini seakan terkikis
Oleh ombak yang menghantam..

Aku dan jenuhku, Bersamaan membisu
Terlalu jauh untuk maraih bintang yang sedang ku tatap
Aku dan senyumku
Mengikuti diam termenung
Namun tercipta sebuah mimpi
Yang hilang hanya dalam sekejap




Kerinduan Yang Membunuhku


By : Shofiyati


Nanti..
Apakah kau masih mengingat diriku,,,
Mengingat kenangan kita..
Aku tak tau..

Apakah benar kau pergii..
Aku tak percaya itu,,
Aku ingin kau tetap disini..
Bersama ku slalu..

Biarkan waktu berhenti saat qt berdua,,
Melewati hal yang indah,,
Tak menjadi kenangan,,
Tapi hal yang selalu aku jalani..

Bawalah kerinduan ini..
Tak mampu ku menahan mu..
Tapi...aku sadar..
Rindu ini membunuhku.........



Bayangan Masa Lalu


By : Uwenks Maniez


Mesin waktu bergulir tiada henti
bayangan masa lalu kembali hadir menyapakuq..
membuatku tak bisa melihat dunia luas
bagaikan mata ini tertutup selendang hitam..

Masa lalu itu seperti bulan diatas kuburan
karna engkau telah berhasil melukai hatiku
lalu kau sembunyikan pisau itu
seolah kau hilngkan rasa bersalah

Kemana aku akan melangkah
akupun d'anggap darah yang beracun
hingga yang lainpun enggan mengusiknya
kemana lagi aku haruz mengadu
karna tak seorang pun yang menghiraukanku

Cintaku padamu begitu lembut
bagaikan embun dipagi hari
aku mencoba untuk berkaca
terbata...kaca lembut tak mampu
menggambarkan masa depanku
yang telah tenggelam oleh masa lalu cinta mu... 




Malaikat Hati


By : Kusna Desita


Malaikat hati, Terima kasih atas doa yang slalu kau panjatkan.. 
Terima kasih atas penjagaan yang tlah kau lakukan.. 
Terima kasih atas kiasan-kiasan kisah yang kau abadikan.. 
Terima kasih atas halusnya nasehat yang kau haturkan.. 

Terima kasih atas tutur kata yang kan slalu bermakna yang berikan.. 
Terima kasih atas rasa yang di dalamnya kau hajatkan.. 

Bukankah waktu berlalu begitu cepat.. 
Sedang aku berjalan begitu lambat.. 
Detik waktupun tinggal sesaat.. 
Segera kusipuhkan doa yang terpanjat.. 
Sekedar untuk membangkitkan semangat.. 

Kepadamu, kan ku ucap.. 
Selamat malam malaikat hatiku..




Tuhan Tahu Aku Mencintaimu


By : Unknown


Engkau bukanlah hujan
Tetapi engkau selalu menarik air hujan
Menjadi mata air hujan di mataku

Keberadaanmu lah yang menjadi alasan 
Mengapa awan mendung muncul pagi ini, dan 
Memaksaku menumpahkan hujan 
Untuk kesekian kalinya, dari 
Kelopak yang sudah dengan susah payah kukeringkan.

Aku hanya tidak menyangka saja 
Bahwa aku yang telah berpaling 
Dari kecupmu yang membara dalam kata-kata, 
Masih sanggup merasakan adamu yang jauh 
Tetap mengimani cintaku.

Maka aku mohon kepadamu, 
Berbelas kasihlah kepada sepasang mata 
Yang mungkin sedang menatap puisi ini.

Atau kita bisa bersepakat, 
Melalui segala yang ada, bahwa Tuhanpun tahu cintaku tidak musnah oleh waktu hingga maut Menjemputku dan akan ku tunggu kau di lain waktu..



Tetap Tersenyum


By : Unknown


Walaupun sakit yang aku rasakan saat ini,
namun aku akan terus mencoba tuk tersenyum... 
Andai saja kamu mengetahui apa isi dalam hati ini...
Hanyalah kesedihan dan penderitaan yang ada..

Dan kegalauan yang terus bergulir waktu demi waktu.. 

Mungkin ini salah satu perjalanan hidupku.. 
Yang selalu diiringi dengan kesedihan...
Aku harus bersabar lagi...
Dan ku harus tetap tersenyum.



Hancur


By : Unknown


Sampai kapanpun semuanya tak akan terlupa,
Mungkin bagimu semua itu hanya angin yang berhembus..
Rasa itu..

Setelah sekian lama aku ada untukmu 
Dan selalu mengorbankan apapun untuk kebahagiaanmu,

Kamu tega melemparkanku jauh..
Apakah ini karma ataukah takdir?
Hanya Tuhan yang tahu,
Karena Tuhan adalah penentu jalan masing-masing insan di dunia.

Sungguh hancur perasaan ini, begitu mudah kau ucapkan itu..
Aku yang dulu percayaimu kini terluka oleh ucapanmu.
Rasa itu.. terimakasih atas segala sakit hati ini..
Kudoakan semoga kau bahagia selalu.

Bahagiamu juga bahagiaku,
Airmatamu adalah sedihku..
Kebencian Abadi
Dibawah gelapnya sudut mimpi

Aku terdiam tak percaya....
Aku tak kuasa....
Menahan sekujur hatiku remuk......

Bahkan Angin malam tertawa
membisik dengan keras ditelingaku........
Hilang.... Hilang semua....tanpa sisa
Harapan,mimpi dan kasih..........

Tertawalah....
Tertawalah hingga aku membusuk
membusuk dalam kepedihan jiwa.....
senyumku senyum palsu...

Hiasan dalam melangkahkan kaki......
Tak ada satupun yang mengerti
Apa yang kurasakan kini.....

Karena bukan kau,dia atau siapapun,,,,,,

Hanya aku sendiri.....
menangis dalam gelap sudut mimpi........
Merintih mendengar hatiku menjerit sakit.......

Perasaan seperti sampah......
kebencian abadi......
penderitaan yang tak pernah berakhir.....

Artikel Terkait

Hidup itu sederhana, namun seringkali kita lah yang membuatnya menjadi sulit.